<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Banyumas &#8211; TOP Headlines</title>
	<atom:link href="https://top.cilacap.info/tag/banyumas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://top.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Feb 2021 13:58:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/top/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Banyumas &#8211; TOP Headlines</title>
<link>https://top.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Teratas dan Menarik Lainnya</description>
</image>
	<item>
		<title>Habib Luthfi bin Yahya Silaturahmi Kebhinekaan dan Doa Bersama di Mapolres Banyumas</title>
		<link>https://top.cilacap.info/ci-31596/habib-luthfi-bin-yahya-silaturahmi-kebhinekaan-dan-doa-bersama-di-mapolres-banyumas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2020 07:23:42 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banyumas]]></category>
		<category><![CDATA[Habib Luthfi]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://top.cilacap.info/ci-31596/habib-luthfi-bin-yahya-silaturahmi-kebhinekaan-dan-doa-bersama-di-mapolres-banyumas</guid>

					<description><![CDATA[BANYUMAS, CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Silaturahmi Kebhinekaan Kapolda Jateng Bersama Habib Lutfi di Banyumas]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANYUMAS, <a href="https://top.cilacap.info" aria-label="TOP Headlines">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Silaturahmi Kebhinekaan Kapolda Jateng Bersama Habib Lutfi di Banyumas</p>
<p>Berkunjung ke Kabupaten Banyumas, Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K bersama dengan Maulana Al Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Bin Yahya mengikuti Silaturahmi Kebhinekaan dan Doa Bersama di Mapolres Banyumas, Senin (24/8/2020).</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut Kapolda Jateng mengajak masyarakat untuk agar menghargai satu sama lain dan menghilangkan perasaan intoleransi. Kapolda Jateng menegaskan bahwa sikap intolerasansi adalah salah satu pemicu konflik dalam masyarakat.</p>
<p>&#8220;Intoleransi apabila dibiarkan akan memicu sikap radikalisme dan berujung pada perbuatan terorisme. Maka, mari kita bersikap toleransi agar masyarakat senantiasa damai sentosa, &#8221; ajak Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi.</p>
<p>Hal ini senada dengan yang diucapkan oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein &#8220;Intisari dari kebhinekaan adalah kemampuan menghargai adanya perbedaan dengan mengedepankan sikap toleransi, &#8221; ucap Bupati Banyumas, Achmad Husein.</p>
<p>Ketua FKUB Banyumas KH. Mohammad Roqib mengatakan bahwa menurut survey dari Fakultas Ilmu Sosial Politik Unsoed tingkat kerukunan yang ada di Kabupaten Banyumas sekitar 93%.</p>
<p>&#8220;Di Banyumas forum kerukunan umat beragama melakukan proses kaderisasi melalui FKUB yang memiliki forsa yaitu kader-kader yang pernah dilatih, &#8221; ucap Ketua FKUB Banyumas KH. Mohammad Roqib.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Maulana Al Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Bin Yahya mengatakan dengan menjaga persatuan dan kesatuan maka bangsa dan negara Indonesia akan semakin kokoh dan kuat. Serta tidak mudah digoyahkan oleh para pengacau.</p>
<p>&#8220;Kita harus semakin kokoh menjaga bangsa ini. Karena semakin menjaga persatuan dan kesatuan, negara kita akan sulit diruntuhkan oleh para pengacau NKRI,&#8221; tutur Maulana Al Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Bin Yahya.</p>
<p>Maulana Al Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Bin Yahya mengingatkan khalayak agar tidak mudah tergoyahkan dengan iming-iming apapun, juga agar tak ada pihak yang mencoba-coba menggoyahkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam menghadapi tahun politik ini, bangsa Indonesia harus tetap memiliki prinsip yang kuat. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/maulana-al-habib-luthfi-bin-yahya-berkunjung-ke-banyumas-dengan-kapolda-jateng-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[maulana al habib luthfi bin yahya berkunjung ke banyumas dengan kapolda jateng]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/maulana-al-habib-luthfi-bin-yahya-berkunjung-ke-banyumas-dengan-kapolda-jateng-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[maulana al habib luthfi bin yahya berkunjung ke banyumas dengan kapolda jateng]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pendaki Dilarang Mendaki Gunung Slamet Dikarenakan Statusnya Masih Waspada</title>
		<link>https://top.cilacap.info/ci-29347/pendaki-dilarang-mendaki-gunung-slamet-dikarenakan-statusnya-masih-waspada</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2020 07:52:52 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banyumas]]></category>
		<category><![CDATA[Barlingmascakeb]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Slamet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://top.cilacap.info/ci-29347/pendaki-dilarang-mendaki-gunung-slamet-dikarenakan-statusnya-masih-waspada</guid>

					<description><![CDATA[BANYUMAS, CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan bahwa Gunung Slamet hingga saat ini masih berstatus waspada sehingga pendaki belum diizinkan mendaki gunung tertinggi di Jawa Tengah itu.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANYUMAS, <a href="https://top.cilacap.info" aria-label="TOP Headlines">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan bahwa Gunung Slamet hingga saat ini masih berstatus waspada sehingga pendaki belum diizinkan mendaki gunung tertinggi di Jawa Tengah itu.</p>
<p>&#8220;Saat ini, statusnya masih waspada karena memang dari indikasi data-data yang ada masih menunjukkan fluktuatif,&#8221; kata petugas PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Slamet Sukedi saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu.</p>
<p>Menurut dia, data-data yang masih fluktuatif tersebut terutama pada kegempaan dan jarak kemiringan (electronic distance meter/EDM) Gunung Slamet.</p>
<p>Dalam hal ini, kata dia, deformasi atau perubahan ukuran masih terjadi pada gunung yang berada di wilayah Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal dan Brebes itu.</p>
<p>&#8220;Makanya, status masih bertahan di situ (waspada, red.) meskipun telah berlangsung hampir setahun. Oleh karena itu, teman-teman yang ingin melakukan pendakian (di Gunung Slamet), itu belum boleh, ditunda dulu, atau silakan cari gunung lain yang lebih aman dan nyaman,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dia mengakui intensitas embusan asap yang dikeluarkan kawah di puncak Gunung Slamet hingga saat ini masih relatif lemah.</p>
<p>Sukedi mengatakan berdasarkan pengamatan dari Pos PGA Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, yang berjarak sekitar 8,5 kilometer sebelah utara dari puncak Gunung Slamet, tinggi embusan asap pada Rabu (29/7) pagi hingga siang berkisar 25-100 meter.</p>
<p>&#8220;Sementara ini embusan asap itu masih berwarna putih, belum sampai pekat. Mudah-mudahan jangan sampai pekat,&#8221; katanya.</p>
<p>Seperti diwartakan, PVMBG meningkatkan status Gunung Slamet dari aktif normal (tingkat I) menjadi waspada (tingkat II) sejak hari Jumat, 9 Agustus 2019, pukul 09.00 WIB.</p>
<p>Peningkatan status tersebut dilakukan setelah PVMBG melakukan analisis terhadap hasil pemantauan aktivitas Gunung Slamet dari Pos PGA Slamet di Desa Gambuhan.</p>
<p>Dalam hal ini, sejak Juni hingga 8 Agustus 2019 tercatat 51.511 kali embusan asap, lima kali gempa tektonik lokal, dan 17 kali gempa tektonik jauh.</p>
<p>Selain gempa-gempa tersebut, pada akhir Juli 2019 mulai terekam getaran tremor dengan amplitudo maksimum 0,5-2 milimeter dan masih berlangsung hingga saat pelaporan serta energi kegempaan terdeteksi meningkat secara gradual.</p>
<p>Pengukuran jarak miring dengan metode EDM berfluktuasi dan berada pada pola datar, sedangkan dengan pengukuran ungkitan dengan tiltmeter terdeteksi adanya penggembungan (deformasi) mulai akhir Juli 2019.</p>
<p>Sementara dalam pengukuran suhu mata air panas pada tiga lokasi menunjukkan nilai 44,8-50,8 derajat Celcius atau menunjukkan adanya kecenderungan naik dibandingkan dengan pengukuran sebelumnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
