<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Barlingmascakeb &#8211; TOP Headlines</title>
	<atom:link href="https://top.cilacap.info/tag/barlingmascakeb/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://top.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Feb 2021 13:58:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/top/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Barlingmascakeb &#8211; TOP Headlines</title>
<link>https://top.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Teratas dan Menarik Lainnya</description>
</image>
	<item>
		<title>Pendaki Dilarang Mendaki Gunung Slamet Dikarenakan Statusnya Masih Waspada</title>
		<link>https://top.cilacap.info/ci-29347/pendaki-dilarang-mendaki-gunung-slamet-dikarenakan-statusnya-masih-waspada</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2020 07:52:52 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banyumas]]></category>
		<category><![CDATA[Barlingmascakeb]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Slamet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://top.cilacap.info/ci-29347/pendaki-dilarang-mendaki-gunung-slamet-dikarenakan-statusnya-masih-waspada</guid>

					<description><![CDATA[BANYUMAS,  aria-label="TOP Headlines">CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan bahwa Gunung Slamet hingga saat ini masih berstatus waspada sehingga pendaki belum diizinkan mendaki gunung tertinggi di Jawa Tengah itu.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANYUMAS, <a href="https://top.cilacap.info" aria-label="TOP Headlines">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan bahwa Gunung Slamet hingga saat ini masih berstatus waspada sehingga pendaki belum diizinkan mendaki gunung tertinggi di Jawa Tengah itu.</p>
<p>&#8220;Saat ini, statusnya masih waspada karena memang dari indikasi data-data yang ada masih menunjukkan fluktuatif,&#8221; kata petugas PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Slamet Sukedi saat dihubungi dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu.</p>
<p>Menurut dia, data-data yang masih fluktuatif tersebut terutama pada kegempaan dan jarak kemiringan (electronic distance meter/EDM) Gunung Slamet.</p>
<p>Dalam hal ini, kata dia, deformasi atau perubahan ukuran masih terjadi pada gunung yang berada di wilayah Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal dan Brebes itu.</p>
<p>&#8220;Makanya, status masih bertahan di situ (waspada, red.) meskipun telah berlangsung hampir setahun. Oleh karena itu, teman-teman yang ingin melakukan pendakian (di Gunung Slamet), itu belum boleh, ditunda dulu, atau silakan cari gunung lain yang lebih aman dan nyaman,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dia mengakui intensitas embusan asap yang dikeluarkan kawah di puncak Gunung Slamet hingga saat ini masih relatif lemah.</p>
<p>Sukedi mengatakan berdasarkan pengamatan dari Pos PGA Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, yang berjarak sekitar 8,5 kilometer sebelah utara dari puncak Gunung Slamet, tinggi embusan asap pada Rabu (29/7) pagi hingga siang berkisar 25-100 meter.</p>
<p>&#8220;Sementara ini embusan asap itu masih berwarna putih, belum sampai pekat. Mudah-mudahan jangan sampai pekat,&#8221; katanya.</p>
<p>Seperti diwartakan, PVMBG meningkatkan status Gunung Slamet dari aktif normal (tingkat I) menjadi waspada (tingkat II) sejak hari Jumat, 9 Agustus 2019, pukul 09.00 WIB.</p>
<p>Peningkatan status tersebut dilakukan setelah PVMBG melakukan analisis terhadap hasil pemantauan aktivitas Gunung Slamet dari Pos PGA Slamet di Desa Gambuhan.</p>
<p>Dalam hal ini, sejak Juni hingga 8 Agustus 2019 tercatat 51.511 kali embusan asap, lima kali gempa tektonik lokal, dan 17 kali gempa tektonik jauh.</p>
<p>Selain gempa-gempa tersebut, pada akhir Juli 2019 mulai terekam getaran tremor dengan amplitudo maksimum 0,5-2 milimeter dan masih berlangsung hingga saat pelaporan serta energi kegempaan terdeteksi meningkat secara gradual.</p>
<p>Pengukuran jarak miring dengan metode EDM berfluktuasi dan berada pada pola datar, sedangkan dengan pengukuran ungkitan dengan tiltmeter terdeteksi adanya penggembungan (deformasi) mulai akhir Juli 2019.</p>
<p>Sementara dalam pengukuran suhu mata air panas pada tiga lokasi menunjukkan nilai 44,8-50,8 derajat Celcius atau menunjukkan adanya kecenderungan naik dibandingkan dengan pengukuran sebelumnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Menilik Festival Serayu Diikuti Tiga Kabupaten</title>
		<link>https://top.cilacap.info/ci-29278/menilik-festival-serayu-diikuti-tiga-kabupaten</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2020 12:05:56 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banjarnegara]]></category>
		<category><![CDATA[Barlingmascakeb]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Serayu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://top.cilacap.info/ci-29278/menilik-festival-serayu-diikuti-tiga-kabupaten</guid>

					<description><![CDATA[BANJARNEGARA,  aria-label="TOP Headlines">CILACAP.INFO &#8211; Tiga Kabupaten masing-masing Cilacap, Banyumas dan Purbalingga akan ikut ambil bagian menyemarakkan Festival Serayu Banjarnegara 2015. Ketiga Kabupaten tersebut dan tuan rumah Kabupaten Banjarnegara akan menampilkan pentas seni terintegrasi di stadion Kolopaking Banjarnegara, Rabu (26/8) mendatang. Pementasan merupakan bagian dari Festival Serayu Banjarnegara 2015.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BANJARNEGARA, <a href="https://top.cilacap.info" aria-label="TOP Headlines">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tiga Kabupaten masing-masing Cilacap, Banyumas dan Purbalingga akan ikut ambil bagian menyemarakkan Festival Serayu Banjarnegara 2015. Ketiga Kabupaten tersebut dan tuan rumah Kabupaten Banjarnegara akan menampilkan pentas seni terintegrasi di stadion Kolopaking Banjarnegara, Rabu (26/8) mendatang. Pementasan merupakan bagian dari Festival Serayu Banjarnegara 2015.</p>
<p>Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Provinsi Jateng, Trenggono mengungkapkan, pentas seni terintegrasi sebagai bagian event bersama untuk promosi wisata. Event bersama ini digilir dibeberapa Kabupaten dengan dikoordinasi Bakorwil (Badan Koordinasi Wilayah). Untuk Bakorwil III, tahun 2014 lalu event bersama digelar di Banyumas dengan ikon Festival Gemuruh Serayu, tahun 2015 ini di Banjarnegara dengan tema Festival Serayu, dan tahun 2016 mendatang rencananya di Purbalingga dengan tema Festival Gunung Slamet.</p>
<p>&#8220;Melalui event bersama ini diharapkan ada sinergi dan kerja sama yang baik antar Kabupaten dalam mempromosikan destinasi wisatanya,&#8221; kata Trenggono, disela-sela rapat persiapan event bersama di ruang rapat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Banjarnegara, Rabu (29/7).</p>
<p>Dikatakan Trenggono, untuk event bersama tahun ini dipusatkan di Banjarnegara sekaligus untuk memeriahkan Festival Serayu yang digarap pemkab Banjarnegara, dan Jambore Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) serta Festival Desa Wisata se-Jateng yang digarap Pemprov Jateng. &#8220;Event ini tentunya akan memberikan dampak positif bagi perkembangan wisata di Banjarnegara dan sekitarnya. Akomodasi penginapan tentunya akan ramai dipesan, begitu juga dengan kulinernya,&#8221; kata Trenggono.</p>
<p>Trenggono menambahkan, untuk Jambore Pokdarwis rencananya akan dimulai tanggal 26 – 29 Agustus, dan Festival Desa Wisata tanggal 28 – 30 Agustus. Kegiatan akan dipusatkan di alun-alun Banjarnegara. &#8220;Kami telah mulai melakukan promosi untuk event bersama ini, baik melalui media radio seperti RRI Semarang, media luar ruang baligho yang disiapkan di 9 titik, media sosial, media cetak dan elektronik, serta dukungan promosi dari Kabupaten kota di Jateng,&#8221; tambah Trenggono.</p>
<p>Sementara itu kepala Dinbudpar Banjarnegara, Azis Achmad mengungkapkan, untuk pentas terintegrasi akan ditampilkan pada pembukaan sejumlah kegiatan yang dipusatkan di stadion Kolopaking Parakancanggah Banjarnegara. Kegiatan tersebut meliputi Serayu Expo (26 – 30 Agustus), Banjar Banjir Dawet (26/7), dan konggres Sungai Indonesia (26 – 29/8). Khusus untuk pementasan seni dari Banjarnegara akan menampilkan lima tarian yang semuanya bertema sungai Serayu. Tarian tersebut masing-masing Bima Lukar (sanggar Tari Tiara), Kidung Serayu (Laras Irama), Mandala Serayu (Sekar Santi), Parak Iwak (Gilar Patria), dan satu jenis tarian lagi sumbangan dari mahasiswa Banjarnegara di Yogyakarta.</p>
<p>&#8220;Pada pembukaan sejumlah kegiatan itu, dua tarian pertama ditampilkan dari Banjarnegara, kemudian diselingi pementasan dari Banyumas, Cilacap, Purbalingga. Dan selanjutnya tiga tarian lainnya dari Banjarnegara,&#8221; kata Azis Achmad.</p>
<p>Dibagian lain Aziz Achmad mengatakan, selain Serayu Expo, Banjar Banjir Dawet dan Kongres Sungai Indonesia (KSI), agenda kegiatan perhelatan akbar Festival Serayu lainnya yakni Parade Budaya (29/8), Banjarnegara bersholawat (27/8), dan pesta Parak Iwak (30/8). Sedang kegiatan pendukung yakni Jambore Akik Nusantara (23 – 27/8), lomba Fotografi (26 – 30/8), mancing mania (29/8), dan sejumlah lomba lain seperti lomba blogger, lomba cipta lagu sungai, lomba film dokumenter, lomba poster, lomba lukis, lomba mewarnai, dan ekspedisi sungai.</p>
<p>&#8220;Untuk kegiatan Kongres Sungai Indonesia skalanya nasional dan dijadwalkan akan dibuka oleh Presiden Jokowi. Kongres ini dirancang sebagai sarana musyawarah para pemangku sungai di Indonesia. Isu utama yang dijadikan tema adalah sungai sebagai pusat peradaban bagi kelangsungan hidup dan kesejahteraan bersama. Outputnya diharapkan melahirkan rekomendasi perwujudan gerakan kedaulatan air, sungai dan perairan bagi kelangsungan hidup dan kesejahteraan bersama,&#8221; kata Azis(***) aji</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
