<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Tes PCR &#8211; TOP Headlines</title>
	<atom:link href="https://top.cilacap.info/tag/tes-pcr/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://top.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Nov 2022 03:27:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/top/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Tes PCR &#8211; TOP Headlines</title>
<link>https://top.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Teratas dan Menarik Lainnya</description>
</image>
	<item>
		<title>Buya Mazin : Ikhlas nan Bijak Terima Hasil Laporan Pemeriksaan Satgas Covid-19</title>
		<link>https://top.cilacap.info/ci-35913/buya-mazin-ikhlas-nan-bijak-terima-hasil-laporan-pemeriksaan-satgas-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2021 08:51:39 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Majenang]]></category>
		<category><![CDATA[Tes PCR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://top.cilacap.info/ci-35913/buya-mazin-ikhlas-nan-bijak-terima-hasil-laporan-pemeriksaan-satgas-covid-19</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP,  aria-label="TOP Headlines">TOP HEADLINES &#8211; Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) dikenal dengan sebutan virus Corona. Virus ini merupakan jenis baru dari coronavirus yang dapat menular dan virus ini bisa menyerang siapa saja secara seporadis. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CILACAP, <a href="https://top.cilacap.info" aria-label="TOP Headlines">TOP HEADLINES</a></strong> &#8211; Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) dikenal dengan sebutan virus Corona. Virus ini merupakan jenis baru dari coronavirus yang dapat menular dan virus ini bisa menyerang siapa saja secara seporadis. </p>
<p>Sementara Infeksi virus Corona disebut covid-19 (Corona Virus Disease 2019). Salah satu Virus yang diketahui dan ditemukan pertama kali di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019.</p>
<p>Sejak saat itu penularannya sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara, termasuk Indonesia, pun hanya dalam waktu beberapa bulan.</p>
<p>Hal tersebut membuat beberapa negara menerapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka pencegahan penyebaran yang makin luas.</p>
<p>Tak pelak kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah berkali kali diberlakukan oleh pemerintah.</p>
<p>Perlu diketahui, bahwa 11 Januari 2021 merupakan hari bersejarah. Pasalnya PSBB secara massif di pulau Jawa dan Bali diberlakukan, hal itu guna menekan penyebaran makin luas.</p>
<h2>Gejala Virus Corona (COVID-19)</h2>
<p>Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 menyerupai gejala flu, yaitu demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. </p>
<p>Penderita dengan gejala berat bisa mengalami demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, kejang dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul akibat tereaksi infeksi virus (reaktif).</p>
<p>Berbagai sumber medis menerangkan, ada 3 Gejala umum yang menandakan seseorang terinfeksi virus Corona.</p>
<p>Yakni Demam atau reaktif (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius), Batuk kering, dan sesak nafas.</p>
<p>Di samping itu, ada gejala lain yang juga berpotensi muncul meskipun jarang, seperti Diare, Sakit kepala, hilangnya kemampuan mengecap rasa, hilangnya kemampuan untuk mencium bau (anosmia).</p>
<p>Umumnya Gejala-gejala COVID-19 ini hidup dalam kisaran waktu 2 hari sampai 2 minggu.</p>
<p>Maka untuk memastikan apakah gejala-gejala tersebut merupakan gejala virus Corona, diperlukan Rapid Tes-PCR (RT-PCR).</p>
<p>Dikabarkan sebelumnya, beberapa santri kalangan Pesantren di Majenang Kabupaten Cilacap Jawa Tengah (Jateng) dinyatakan positif SARS-CoV-2 (virus penyebab COVID-19).</p>
<p>Oleh sebab itu, maka pada Ju&#8217;mat, 8 Januari 2021 satgas gugus tugas covid-19 pemerintah setempat melakukan pemeriksaan swab secara massal.</p>
<p>Adapun dalam hal ini melibatkan semua unsur kepesantrenan, kiai, jajaran pengurus, ustadz/ah, dewan guru dan santri tanpa terkecuali. Sejak saat itu pula pesantren pun memberlakukan lockdown.</p>
<p>Camat Majenang, Iskandar Zulkarnaen, selaku ketua satgas gugus tugas covid-19 menjelaskan. Pemeriksaan swab reverse-transcriptase polymerase chain reaction (RT-PCR) COVID-19 tersebut merupakan pemeriksaan baku emas (gold standart) dalam mendeteksi keberadaan virus SARS-CoV-2 yang ada dari 167 sampel yang diperiksa.</p>
<p>Baik sampel tersebut berasal dari swab tenggorokan, swab hidung, dan dahak.</p>
<img fetchpriority="high" decoding="async" title="Mobil tim Tes PCR di Ponpes Cigaru Majenang dok2" src="https://img.cilacap.info/mediafile/Mobil-tim-Tes-PCR-di-Ponpes-Cigaru-Majenang-dok2.jpg" alt="Mobil tim Tes PCR di Ponpes Cigaru Majenang dok2" width="1044" height="485" class="size-full" /><p class="image-caption">Mobil tim Tes PCR di Ponpes Cigaru Majenang dok2</p>
<p>Menurutnya metode ini diklaim memberikan hasil akurat dalam mendeteksi keberadaan virus dibandingkan pemeriksaan lainnya.</p>
<p>&#8220;Maka mohon waktu sabar menunggu sebab membutuhkan ketelitian.&#8221; Akunya.</p>
<p>Menurutnya metode ini memiliki akurasi sensitivitas >80% dan spesifisitas >99% benar virus SARS-CoV-2. </p>
<p>Pemeriksaan RT-PCR COVID-19, ada beberapa kit / komponen yang mendeteksi target dari virus.</p>
<p>Seperti gen yang mengkode protein replikase (ORF1a/ORF1b), spike (S), envelope (E), membrane (M), nucleocapsid (N).</p>
<p>Di samping ada kit PCR COVID-19 yang mendeteksi gen N1 dan N2, ada kit RT-PCR yang mampu mendeteksi dua gen sekaligus (gen ORF1ab dan N), dan ada pula kit RT-PCR yang mendeteksi tiga gen sekaligus (gen ORF1ab, RdRp, dan E). </p>
<p>Menurutnya, Pada saat pemeriksaan swab sampel virus yang diambil cukup kadarnya.</p>
<p>&#8220;Dengan ini maka akan semakin banyak gen yang dapat dideteksi. Tentu hal ini selaras dengan hasil pemeriksaan yang bisa dikatakan akurat.&#8221; Pungkasnya.</p>
<p>Camat Majenang, Selaku ketua satgas gugus tugas covid-19, menyampaian laporan hasil pemeriksaan medis laborat dari 167 sampel, terdeteksi 88 orang positif.</p>
<p>&#8220;10 belum ke luar hasil atau perlu di laboratoriumkan ulang, 5 orang menunggu hasil akhir dan selebihnya negatif. Bagi 88 yang positif perlu penanganan pemeriksaan lebih lanjut.&#8221; Lanjutnya.</p>
<p>Hal ini dilakukan guna mengetahui pasien bergejala dan tidaknya. Pihak medis satgas covid akan melakukan pemeriksaan secara kontinyu. Serta memilah milah, mana yang Orang Tanpa Gejala mana yang bergejala.</p>
<p>&#8220;Tentu tidak dicampur dalam satu klaster atau ruangan. Masing-masing memiliki tempat sesuai dengan kualitas kesehatannya.&#8221; Imbuhnya.</p>
<h2>Bijak dan Ikhlas Menerima Hasil</h2>
<img decoding="async" title="Satgas Covid 19 Lakukan Tes PCR di Ponpes Cigaru" src="https://img.cilacap.info/mediafile/Satgas-Covid-19-Lakukan-Tes-PCR-di-Ponpes-Cigaru.jpg" alt="Satgas Covid 19 Lakukan Tes PCR di Ponpes Cigaru" width="959" height="530" class="size-full" /><p class="image-caption">Satgas Covid 19 Lakukan Tes PCR di Ponpes Cigaru</p>
<p>Sementara itu, Ketua Gugus Tugas Covid-19 PP Cigaru, Majenang, KH Mazin Al Hazary, mengatakan. Civitas kepesantrenan menerima laporan hasil pemeriksaan swab laboratorium dengan ikhlas dan bijak.</p>
<p>Pihaknya menerima hasil pemeriksaan swab RT-PCR tersebut, Jum&#8217;at pagi, 15 Januari 2021, sejumlah 88 orang dinyatakan positif.</p>
<p>Ia menambahkan, selama sepekan menunggu hasil tersebut, selama itu pihaknya tetap jalani isolasi dan patuh mentaati protokol kesehatan (prokes) yang ada.</p>
<p>&#8220;Adapun hasil pemeriksaan swab yang positif dan jika bergejala, kami harap pemerintah dalam hal ini satgas medis covid-19 segera melakukan tindakan pemeriksaan lebih optimal sebagaimana perlakuannya. Kendati diketahui yang positif tersebut mayoritas tanpa gejala (OTG), asrama guna isolasi mandiri kita siapkan sesuai anjuran pemerintah.&#8221; Terangnya.</p>
<p>Ia pun manambahkan, bagi yang swab dengan hasil negatif, lebih baik mengisolasi diri di asrama masing-masing sehingga dapat menghambat penularan virus COVID-19.</p>
<p>&#8220;Jika abai melakukan isolasi mandiri, penularan virus pada lingkungan pesantren mungkin bisa saja menjadi tidak terkendali. Sebab virus ini dapat menginfeksi siapa saja.&#8221; Tegasnya.</p>
<p>Selain mohon ridho dan perlindungan pada Allah SWT, perlu tindakan, upaya untuk menekan risiko penularan virus corona.</p>
<p>&#8220;Covid-19 bukanlah suatu aib, melainkan merupakan edukasi kita semua untuk bisa ambil hikmah, dan belajar dari covid.&#8221; Katanya. </p>
<p>Beliau berharap kepada seluruh santri untuk terus mendekatkan diri pada Allah SWT, sambil terus melakukan upaya pencegahan.</p>
<p>&#8220;Mari tetap memperbanyak doa, memohon pertolongan Allah SWT melalui istighotsah, pembacaan sholawat thibbil qulub, dan amalan-amalan dari para guru shalafuna shalih, dan kiai.&#8221; Terang pengasuh pondok pesantren sekaligus Katib Syuriah MWC NU (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama) Majenang ini, dalam pesan pendek smartphonnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Tes-PCR-di-Ponpes-Cigaru-Majenang-dok1.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="923"
				height="548">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tes PCR di Ponpes Cigaru Majenang dok1]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Tes-PCR-di-Ponpes-Cigaru-Majenang-dok1-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tes PCR di Ponpes Cigaru Majenang dok1]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
