50 Rumah di Karangpucung Cilacap Berpotensi Longsor, UPT BPBD Majenang Imbau Waspada

by
Indonesia

CILACAP.INFO – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di sejumlah wilayah di Cilacap menyebabkan beberapa rumah milik warga Rusak.

Sedikitnya 4 rumah yang terdata oleh BPBD Unit kecamatan Sidareja Kabupaten Cilacap akibat musibah terkena angin kencang dan pohon tumbang.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Tri Komara Sidhy melalui Kepala UPT BPBD Kecamatan Sidareja, Agus Sudaryanto. Kejadian bencana angin kencang itu terjadi di Desa Serang Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap Sabtu, (28/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.

“Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Dimana yang Rusak Berat 1 Rumah, Rusak Sedang 1 Rumah, Rusak Ringan 2 rumah.” Ucap Agus Sudaryanto.

Agus juga mengatakan bahwa, pihaknya yakni dari UPT BPBD Sidareja telah mengecek di TKBM untuk Asessmen dan pendataan serta menginventarisir kebutuhan di TKB.

Satu hari sebelumnya, BPBD Cilacap melalui UPT BPBD Majenang juga mencatat, adanya rumah yang terdampak longsor.

Kejadian longsor ini terjadi di RT 01 RW 01 Dusun Cirebah Desa Pamulihan Kecamatam Karangpucung, Akibatnya Tembok Rumah Milik Namiharja (65) Ambruk.

UPT BPBD Majenang juga mencata, peristiwa retakan dan atau pergeseran tanah. Yakni di Dusun Cadasmalang RT 20 dan 21 RW 05, Desa Babakan Kecamatan Karangpucung.

Edi Sapto selaku Kepala UPT BPBD Majenang menerangkan, Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sedari pukul 14.00 – 21.00 WIB pada Jum’at (27) kemarin mengakibatkan Tanah tebing retak.

“Volume tinggi tebing 60 meter dengan panjang 30 meter ini mengalami retak sekitar 20 centimeter lebarnya.” Kata Edi di Majenang.

Masih lanjut Edi Sapto, retakan tanah itu bisa mengakibatkan tanah longsor. Sedangkan di atas tebing itu terdapat puluhan rumah yakni ada 50 unit.

Komentar