Suwarno sendiri tidak menduga dengan kedatangan rombongan Dandim Batang, sehingga ketika menerima bantuan sembako dan penawaran pekerjaan, dirinya tidak mampu menahan air mata haru yang menetes.
Karen memiliki kemampuan bengkel dan bangunan, Henry menawarkan Suwarno sebagai kerja honor di Kodim untuk memperbaiki kendaraan dinas dan memelihara bangunan.
‘Terima kasih Bapak Kodim, telah membantu dan peduli kepada saya dan keluarga,” ratap warga Desa Ringin Gintung Rt 10/03 Wonokerto itu.
Sementara itu, Sartumi (43), Istri Suwarno menyatakan menyesal telah menyuruh suaminya mencuri dan ketika suaminya ditangkap, sempat berniat bunuh diri.
“Saya menyesal dan minta maaf pak,” ujarnya sembari menangis dan memeluk anaknya yang masih berusia 1 tahun. (* / Dispenad)

