Pentasyarufan 1000 Bibit Pisang, Untuk Bekali Santri Dibidang Entrepreneur

oleh

CILACAP, TOP HEADLINES – Salah satu program yang dicanangkan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Maos, yakni mendidik santri untuk menjadi Santripreneur.

Hal ini sejalan sebagai mana yang diucapkan Wakil Rais Syuriah NU Cilacap, Kiai Haji Maslahudin saat Rapat Kerja yang di ikuti oleh MWC NU se-Kabupaten Cilacap, pada Minggu 17 Januari 2021 di Aula Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Cilacap.

Dalam sambutannya, KH Maslahudin menyampaikan peranan MWC NU, terutama dalam bidang pertanian dan bercocok tanam.

Hal ini pun lantas diikuti oleh MWC NU Maos, “Adapun salah satu program yang kami laksanakan yakni mengajarkan santri untuk menjadi Santripreneur. Salah satunya dengan mengajarkan santri-santri Madin Al Isti’anah Glempang Maos menanam pisang.” Ucap Ketua MWCNU Maos, Julistanto, Minggu (23/01/2021).

Dijelaskan, Minggu tadi dilaksanakan penyerahan (pentasyarufan) berupa 1.000 bibit pohon pisang diserahkan.

“Jadi,inilah salah satu program dari MWCNU Maos melalui panitia penanaman pisang santri. Kami juga berterimakasih atas dukungan dan support dari Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah (Lazis) NU Kabupaten Cilacap melalui Unit Pengelola Zakat Infaq (Upzis) Maos.” Imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Program Penanaman Pisang Santri, Wahyudin mengatakan, bahwa kedepannya pentasyarufan pisang juga akan menyasar ke madin-madin yang ada di Kecamatan Maos.

“Bicara target, kedepannya kita ingin agar madin-madin yang ada di Maos juga demikian. Kita berdo’a saja semoga terlaksana dan kegiatan ini semakin berkah serta mendapatkan hasil sesuai harapan.” Ungkap Wahyudin.

Sementara itu terkait dengan tujuan kegiatan tersebut, yakni untuk membekali kemandirian santri.

“Selain membekali santri dengan jiwa, adab, berilmu, santri pun harus di dorong agar inovatif, produktif, berwawasan lingkungan. Ini salah satu bekal santri dimasa mendatang sebagai pelestari Ahlu Sunnah wal Jam’aah an-Nahdhiyah.” Pungkasnya.