Menurut dia, tinggi gelombang tersebut dipengaruhi oleh angin bertiup di atas wilayah perairan maupun samudra. Yakni dengan kecepatan berkisar 5-20 knot yang cenderung searah dari timur hingga selatan.
Oleh karena itu, kata dia, pihaknya mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di wilayah perairan selatan Sukabumi-Yogyakarta. Serta Samudra Hindia selatan Sukabumi-Yogyakarta yang berlaku hingga tanggal 18 Oktober 2019.
“Kami akan segera informasikan kepada masyarakat dan pengguna jasa kelautan jika ada perkembangan lebih lanjut.” katanya.
Sumber: Antara
Tampilkan Semua
